Cerita kecil. Dunia penuh warna.Buku mewarnai PDF siap cetak

11 NOVEMBER · HARI KEMERDEKAAN POLANDIA

Perjalanan kecil. Sejarah besar.

Bukalah atlas tua bersama Nubo, Fira, dan Orumi. Kenali orang-orang yang melalui usaha kecil maupun besar membantu Polandia meraih kembali kemerdekaannya.

Baca bersama · sekitar usia 6–10 tahun

Ilustrasi perjalanan khayalan Nubo, Fira, dan Orumi menelusuri sejarah Polandia

destiNAT · 1795 — 1919

Empat perjumpaan dengan sejarah

Empat petualangan untuk dibaca bersama sambil mengenal sejarah Polandia. Untuk anak usia sekitar 6–10 tahun, dan anak yang lebih kecil dengan bantuan orang dewasa.

Tokoh dan percakapan mereka adalah fiksi. Catatan untuk orang dewasa menjelaskan latar sejarahnya.

Sejarah dalam warnamu

Perjalanan waktu menuju Polandia merdeka

Dari atlas yang terbuka hingga perayaan bersama. Empat puluh halaman bersama Nubo, Fira, dan Orumi, dengan keterangan serta penjelasan sejarah singkat.

40 halaman · PDF siap cetak

€4,99US$4,99

Edisi bahasa · 13

Lihat buku mewarnai
Pratinjau halaman 1
Pratinjau halaman 2
Untuk pembaca dewasa

Kisah-kisah ini memadukan petualangan fiktif tokoh-tokoh destiNAT dengan latar sejarah nyata. Antek, neneknya, Hania, tukang cetak Leon, Stefan, Zofia, dan Zosia adalah tokoh rekaan. Dialog Józef Wybicki dan Ignacy Jan Paderewski merupakan kreasi sastra, bukan kutipan dokumen. Konser dalam cerita merupakan adegan rekaan yang berlatar pada masa ketika Paderewski benar-benar menjalankan kegiatan bantuan.

Pada 1795 terjadi pembagian ketiga Persemakmuran Polandia-Lituania. Di Italia pada Juli 1797, Józef Wybicki menulis Lagu Legiun Polandia di Italia, yang kemudian dikenal sebagai Mazurek Dąbrowskiego. Tanggal persis penciptaan dan penampilan pertama lagu itu belum diketahui dengan pasti, sehingga cerita ini tidak menyebutkan tanggal harinya.

Selama Perang Dunia I, Paderewski melakukan kegiatan bantuan dan mendukung perjuangan kemerdekaan Polandia, termasuk ketika berada di Amerika Serikat. Cerita ini tidak menyatakan bahwa Polandia memperoleh kembali kemerdekaannya berkat dirinya seorang.

Józef Piłsudski tiba di Warsawa pada 10 November 1918. Sehari kemudian, Dewan Perwalian menyerahkan kepadanya kekuasaan militer dan komando tertinggi atas pasukan Polandia yang berada di bawah wewenangnya. Perolehan kembali kemerdekaan merupakan sebuah proses. Tanggal 11 November menjadi simbol proses tersebut; bukan berarti semua perbatasan telah ditetapkan atau semua pertempuran telah berakhir pada hari itu.

Dekret 28 November 1918 memberikan hak pilih kepada perempuan di Polandia. Pemilihan pertama untuk Sejm Konstituante diadakan pada 26 Januari 1919 di wilayah-wilayah yang saat itu memungkinkan untuk menyelenggarakannya. Peraturan pemilu memberikan hak pilih kepada warga negara yang telah berusia 21 tahun tanpa membedakan jenis kelamin, dengan syarat dan pengecualian yang ditetapkan di dalamnya. Cerita ini menggambarkan sebuah keluarga rekaan dari Warsawa.

Bahan untuk memeriksa latar sejarah

  • Museum Tentara Polandia — Pembagian ketiga Polandia
  • Museum Sejarah Polandia — Penampilan pertama Mazurek Dąbrowskiego
  • Kompleks Sekolah Musik di Białystok — Biografi Ignacy Jan Paderewski
  • Institut Peringatan Nasional — Jalan-jalan Polandia menuju kemerdekaan
  • Arsip Negara — Poster “Dewan Perwalian kepada bangsa Polandia”
  • Arsip Nasional di Kraków — Pemilihan Sejm Konstituante